Bek Manchester City Micah Richards mengkritik taktik yang dipakai dalam
kekalahan timnya 1-3 atas Ajax di Liga Champions. Sang manajer Roberto
Mancini mempertahankan keputusannya.
Pada laga Kamis (25/10) dinihari WIB itu, Mancini mengutak-atik formasi bertahannya di tengah-tengah pertandingan.
Dari
formasi awal dengan empat pemain bertahan; Richards, Vincent Kompany,
Joleon Lescott, Gael Clichy kemudian berganti menjadi tiga pemain
bertahan yang terkadang menjelma menjadi lima dengan sokongan dari wing
back.
CYBERJUDI Agen Bola, Agen 338a, Agen Togel, Bandar Bola, Agen Sbobet, Agen Ibcbet, Casino Sbobet, Judi Bola akan memberikan keuntungan kepada anda
Seusai laga, Richards pun mengeluh. Bek Inggris tersebut
mengatakan kalau taktik itu jarang dilatih dan para pemainnya lebih
menyukai formasi 4-4-2.
"Para pemain bagus seharusnya bisa
bermain di sistem apapun. Jika Anda seorang pemain top, sistem tidaklah
penting. Jika Anda tidak mengerti maka Anda bukan pemain top dan Anda
tidak bisa bermain untuk sebuah tim top," balas Mancini seperti dikutip
dari Iklan Baris Gratis.
"Mungkin Micah tidak tahu ini karena ini laga
pertama dia. Dia telah absen sejak dua setengah bulan lalu dan tidak
bekerja sekeras lainnya."
"Mungkin lain kali kami memainkan
sistem ini Micah bisa berada di bangku cadangan dan kami akan memainkan
pemain lain. Tapi apa yang dikatakan Micah tidak penting. Dia cuma
menjawab sebuah pertanyaan bodoh," ucap manajer Italia itu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar